Wednesday, 4 January 2023

Hadist Tentang Sedekah dan Jenis-Jenis Sedekah dalam Agama Islam


Setiap umat Muslim yang taat kepada Allah tentu akan berlomba-lomba dalam hal kebaikan. Berbuat baik antar sesama manusia bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satu cara yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja yaitu bersedekah. 

Hadist tentang sedekah menjelaskan bahwa sedekah tidak akan membuat orang menjadi miskin. Namun, Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda, membuka pintu rezeki bagi orang-orang yang mau bersedekah.

Dalam melakukan kegiatan bersedekah, beberapa orang akan melakukannya dengan memberikan sebagian hartanya kepada orang lain yang membutuhkan. Padahal, bersedekah tidak hanya itu saja. 

Ada banyak sekali jenis-jenis sedekah yang bisa Anda lakukan atau diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Membaca Tasbih, Tahlil danTahmid

Bersedekah bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Bersedekah juga bisa dilakukan dengan dzikir-dzikir yang mudah dihafalkan dan diamalkan. Salah satu rangkaian bacaan dzikir yang bisa dijadikan sebagai sedekah yaitu membaca Tasbih, Tahlil dan juga Tahmid. 

Ketiga bacaan ini bisa memberikan keutamaan kepada yang mengamalkannya yakni orang yang bersedekah akan dimasukkan kedalam golongan orang yang mendapat naungan ketika hari akhir nanti.  Hal ini didasarkan dari Hadist Riwayat Muslim, Dari Bunda Aisyah r.a, Rasulullah SAW bersabda:

“Bahwasannya diciptakan dari setiap anak cucu Adam 360 persendian. Maka barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertasbih, beristighfar, menyingkirkan batu, duri, atau tulang dari jalanan, amar ma’ruf nahi mungkar maka akan dihitung sejumlah 360 persendirian. Dan dia sedang berjalan pada hari itu, sedangkan ia dibebaskan dirinya dari api neraka.”

Bersedekah dengan cara berdzikir dan melakukan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah cara yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun. Sehingga Anda bisa mendapatkan keutamaan dalam bersedekah yaitu dilindungi dari api neraka.

  • Memberi Nafkah Keluarga

Bersedekah bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Selain itu, bersedekah juga tidak harus dimulai dengan menyantuni orang-orang yang jauh yang memang tidak mampu. 

Anda bisa memulai bersedekah kepada orang-orang yang terdekat terlebih dahulu yaitu dimulai dari keluarga. Bersedekah kepada keluarga bisa dilakukan dengan memberikan nafkah kepada keluarga sendiri maupun kepada sanak saudara atau anggota keluarga lainnya yang memang membutuhkan. 

Sebagaimana diriwayatkan oelh Ibnu Majah dalam sebuah hadist dari Al-Miqdan bin Ma’dikarib Al-Zubaidi ra, Rasulullah SAW berkata: 

“Tidaklah ada satu pekerjaan yang paling mulia yang dilakuka oleh seseorang daripada pekerjaan yang dilakukan dari tangannya sendiri. Dan tidaklah seseorang menafkahkan hartanya terhadap diri, keluarga, anak dan pembantunya melainkan akan menjadi sedekah.”

  • Memberikan Sebagian Hartanya

Memberikan sebagian hartanya kepada orang-orang yang membutuhkan merupakan salah satu jenis sedekah yang sering dilakukan oleh sebagian besar orang. Bersedekah dengan memberikan harta atau materi kepada orang yang membutuhkan tidak akan mengurangi harta tersebut. 

Allah akan memberikan balasan berupa pahala hingga membukakan pintu rezeki kepada siapa saja yang mau bersedekah. Sebagaimana Rasulullah bersabda dalam suatu hadist yang diriwayatkan oleh Muslim:

“Sedekah adalah ibadah yang tidak akan mengurangi harta.” Selain itu, hal ini juga dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Saba’ pada ayat 39 yang artinya “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan DIa-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya.”

Lantas, kepada siapakah sedekah harus diberikan? Sedekah bisa diberikan kepada orang-orang yang berhak yakni orang-orang yang tidak mampu yakni orang-orang fakir dan miskin, anak-anak yatim dan bersedekah untuk hal-hal yang baik serta bermanfaat di jalan Allah SWT. 

No comments:

Post a Comment